swinging your mind |
early adulthood/ psychology/ photography/ analogue-lomoish/ coffee/ swinging song/ design/ part-timer RAHAYU AGUSTINA |
Fortune Teller by Maroon 5
Biasalah, merayakan malam minggu. Bareng mamah yang makin gendut
Klapertart ♡
Kami mahasiswa Indonesia, bersiap untuk menang…
…bermain bilyard, game dan playstation…
Jayalah sendiri Indonesia!
Wahai yang tua bangun bekerja, uangnya untuk kami
Tugas negara di pundakmulah
Jayakan Indonesia
Wahai yang tua bangun bekerja
Lengan bajumu segera singsingkan
Mahalnya biaya kuliah, kewajibanmu lah
- @thepanasdalam
Dua hal yang dilakukan tengah malam ini.
Pertama. Meraut pensil, sejujurnya pensil itu punya keponakan, lalu menyematkannya di daun telinga. Dilakukannya karena melihat sebuah lukisan wajah wanita di sebuah cafe. Ide untuk mengambar muncul setelah sampai rumah. Ketika sudah tenang di kamar, diambilah selembar kertas bekas. Voila, jadilah dua coretan wajah wanita, tak tahu siapa. Namun sayang, hasilnya tidak ‘manusia’ selalu tampak lebih kartun. Jadi ingat pertanyaanku kepada Pidi Baiq, “apakah seni dapat dipelajari?” Lalu jawabnya “bisa, karena biasa”. Well, selamat menggambar kembali, Rahayu
Kedua. Mencoba memejamkan mata. Tapi apa yang terjadi, pikirannya sedang ingin berlari kencang. Lalu dia memaksaku bangun, dan mencoretkan isi pikiran tentang beberapa judul. Random. Walaupun begitu, mereka ini salah satu usaha untuk melakukan hal tidak serius dan bersenang-senang dengan konsekuensi awal yakni serius dan disiplin. Dimulai dari sekarang.
:”> @sabriyani (at Domino’s Pizza)
Dicipline, @yurahaa !
Hai, lini yang tak tersentuh. Lama tidak ‘bicara’
Menurutku, diri itu wajar untuk tidak ‘sadar’ akan sekitar terlebih pada apa yang ada di dalam dirinya. Bahkan sering kali, diri lebih ‘sadar’ sekitar, luar, jauh, gaduh dibanding dengan yang dekat, lekat, senyap
Dalam, bagaimana keadaanmu? Pertanyaan yang kau buat dan kau sendiri yang jawab. Namun tidak ada satu kata pun keluar. Entah secara logis ataupun hanya intuisi, kubilang keadaan di dalam sedang tidak baik, mengapa? Karena sekarang dalam muncul ke permukaan, melihat, duduk, termenung, diam. Tidak ada yang berubah, yang berubah hanyalah lokasi.
Selimut, jendela dan mata yang enggan terpejam.
Ternyata, dari satu post ke post selanjutnya, setidaknya mereka berintegrasi. Bisa begitu ya, pikiran!
Hidup, ah terlalu berbobot, pokoknya ketika masih bisa terbangun, menghirup dan menghembuskan nafas, neuron-neuron di otak bekerja, dan jantung berdenyut. *oke, ini kongkrit tapi jauh lebih rumit… Come on! Be simple* Yah hiduplah pokoknya!
Hidup itu adalah perpaduan antara hal-hal yang berantonim ria.
Gak ada yang jalan masing-masing, ibarat kata kaki. Harus ada dua-duanya, kalau hanya ada satu, nanti pincang. Jadi tidak berfungsi dengan maksimal. Walaupun, ada juga yang hidup dengan satu kaki, and his life full of blessing. Well, mind… you got me again. It trully said that, we should seeing at the both side. Maka dari itu Allah menciptakan mahluknya berpasangan. Supaya tidak hanya sendiri, well… Rabb is the Khalik, all praises to Allah
Hey, yu! Pikiranmu, mungkin sedang asik berjalan-jalan. Kesana kemari, tapi menurut diri sendiri bermakna. Setuju atau tidak itu terserah. Jam tidak peduli pendapat orang sedang berjalan.
Dini ini, banyak bicara. Tidak apa karena tidak sering dan tidak teratur. Jika masih ingat cara membuka tumblr, mungkin akan dibuka lagi, mungkin juga tidak.
Terimakasih, sudah menemani. Salam untuk udara dan kepala yang pusing gara-gara belum tidur.
Pengetahuan